Ajak Coffee Breafing Kalapas Kupang Ajak Tim Pokja untuk Mengejar Target yang telah dibuat

Posted by: Administrator | 07/03/2021 | Kategori: WBBM | 300 kali dibaca | Rating: 184

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kupang (Kalapas) menghadiri Coffee Briefing bersama Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Senin (22/3).

Kalapas Kelas IIA Kupang, Badarudin Mengatakan bahwa ia dan seluruh jajaran Lapas Kupang sepenuhnya mendukung pembangunan ZI di Lapas Kupang, dengan mengoptimalkan sarana prasarana sebagai penunjang pelayanan di Lapas Kupang. ”Fasilitas seperti layanan pengaduan bagi masyarakat akan dikerjakan dalam beberapa hari kedepan mengingat pelayanan bagi masyarakat baik di dalam Lapas (WBP) dan diluar Lapas (keluarga WBP dan masyarakat sekitar) merupakan hal yang sangat penting dan merupakan bentuk dukungan saya kepada tim pokja”, Ujar Badarudin.

Lebih Lanjut Kalapas kelas IIA Kupang mengingatkan kepada seluruh tim Pokja untuk selalu focus terhadap target - target prioritas masing-masing Pokja yang telah dibuat dan mewajibkan untuk menentukan batas waktu penyelesaian.”Dari target prioritas yang ada, masih ada Pokja yang tidak mencantumkan waktu penyelesaian kegiatan sehingga perlu dilakukan perbaikan”, tegas Badarudin.

Kalapas Badarudin juga mengharapkan kepada tim pokja untuk segera mencarikan pengganti atau mengaktifkan kembali kegiatan yang sempat terhenti karena Pandemi Covid-19 dengan protokol Kesehatan yang telah ditetapkan.”Sosialisasi budaya pelayanan prima perlu di jalankan kembali bagi pegawai sebagai pelayan masyarakat, juga kegiatan olahraga dan kegiatan kerohanian bagi seluruh pegawai. Sementara itu, sosialisasi bagi masyarakat dapat dilakukan dengan membagikan pamphlet yang memuat informasi pelayanan di Lapas Kupang”, pungkas Badarudin.

Sementara itu, Ketua Pembangunan ZI, Maxi A. Adu, menyampaikan beberapa inovasi pelayanan di Lapas Kupang. ”Kegiatan WBBM mendorong kita menjalankan tugas dan fungsi agar dapat berjalan optimal. Dari target prioritas yang telah ditetapkan, ada beberapa inovasi sebagai wujud pelayanan bagi WBP dan masyarakat, diantaranya Pelayanan Kunjungan secara Virtual (Layanan Video Call), Optimalisasi Premi WBP, Optimaliasi SPPN (Sistem Pengendalian Perilaku Narapidana) dan SIPAPI (Sistem Informasi Pengendalian dan Integrasi)”, Jelas Maxi.

 

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

Lapas Kupang Kampanyekan Zero Gratifikasi di Pasar Oesao

by: Administrator | 30 September 2021

Seluruh Petugas Lapas Kupang Terbebas dari Narkoba

by: Administrator | 07 January 2021

POST TERBARU

Pertimbangkan Hak WBP TPP Lapas Kupang Gelar Sidang

by: Administrator | 17 February 2022